Laman

7 Karakter Informasi yang baik



1.       Relevan : dalam kamus berarti berkaitan/ saling berhubungan. Namun dalam akuntansi maksud dari relevance adalah ‘membuat suatu perbedaan dalam pengambilan keputusan’. Maksudnya adalah informasi akuntansi dikatakan relevan jika dapat membantu pemakainya membuat prediksi tentang hasil akhir dai kejadian di masa lalu, masa kini dan masa yang akan dating. Relevan berarti ju
ga harus dapat mengoreksi ekspektasi atau harapan masa lalu sebelum keputusan diambil.
               


Contoh dapat dilihat melalui gambar contoh slip gaji berupa penerimaan dan potongan gaji beserta rinciannya yang akan menentukan sikap user yakni karyawan. Apakah ia akan meningkatkan kinerjanya demi mendapatkan gaji lebih atau tidak.
2.       Reliabel : Secara harfiah berarti handal dan dapat dipercaya. Suatu informasi dianggap dapat diandalkan apabila secara relative bebas dari kesalahan dan menyajikan hal yang seharusnya.
                Seperti pada contoh diatas, laporan slip gaji harus reliable karena itulah gaji yang akan diterima oleh si karyawan. Serta bebas dari kesalahan perhitungan.
3.       Completeness, yaitu informasi akuntansi yang dilaporkan harus mencakup semua kebutuhan yang layak dari pemakai.
                Contoh dapat  dilihat dari rincian penerimaan dan pemotongan gaji.
4.       Timelines, yaitu laporan akuntansi hanya bermanfaat untuk pengambilan keputusan apabila diserahkan pada saat yang sama. Tepat waktu adalah aspek yg penting agar informasi tsb dapat  membuat perbedfaan. Hal ini dikarenakan jika informaso didapat stelah keputusan diambil, maka tidak akan banyak berguna informasi akuntansi tsb
                Contoh dapat dilihat dari tanggal keluar slip gaji tersebut, maka informasi hanya akan berguna pada periode itu saja.
5.       Undersrtandability :  yaitu informasi yang dipilih untuk disajikan bukan saja penting tetapi juga harus dimengerti oleh para pemakainya.
Misalnya mudah dipahami pemakai yang berbeda beda investor maupun petinggi pt untuk mementukan keputusan
6.       Verifiability, yaitu hasil akuntansi itu harus dapat diperiksa oleh pihak lain akan menghasilkan pendapatan yang sama, dengan metode penghitungan yang sama.
                Dapat dilihat dari contoh yaitu penghitungan masing2 elemen penerimaan dan pemotongan gaji karyawan.
7.       Accessbility : Informasi tersedia pada saat yang diperlukan dalam format sesuai dengan kepentingannya. Informasi dikatakan bernilai apabila manfaat dari informasi lebih efektif dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkannya.
Apabila terdapat protes karyawan, maka perusahaan dapat menulusuri informasi yang sudah tertera dalam tanggal slip gaji untuk menanggapi protes

Tidak ada komentar:

Posting Komentar